Jurusan Hubungan Internasional FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta pada hari selasa, 6 Oktober 2020 mengadakan kegiatan kuliah umum yang bertajuk Diplomatic Lecture dengan tema “Tujuh Puluh Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Rusia secara daring melalui platform Livestream Zoom dan Youtube. Kuliah umum tersebut menghadirkan narasumber langsung dari KBRI Rusia yang berada di moskow yaitu bapak Azis Nurwahyudi S.IP. M.M, M.A , wakil duta besar RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus.
Pada kesempatan tersebut, bapak Azis menjelaskan tentang perkembangan hubungan diplomatic antara Indonesia dan Rusia yang telah dilakukan, dari masa awal orde lama sampai masa setelah reformasi. Dalam paparan nya, dia menjelaskan bahwa hubungan diplomatic antara Indonesia-Rusia yang mencakup dari berbagai aspek politik, ekonomi, social dan budaya, serta bidang pendidikan telah menuju ke berbagai arah kemitraan strategis, dibuktikan dengan telah terjalinnya kerjasama pariwisata, perdagangan, kota kembar dan beasiswa pendidikan. Hubungan yang terjalin selama 70 tahun tersebut mengantarkan Indonesia memiliki berbagai platform kerjasama termasuk di bidang pertahanan dan keamanan. Baik berupa Forum Konsultasi bidang Keamanan antara Menko Polhukam RI dengan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia; Sidang Komisi Bersama antara Menko Perekonomian RI dengan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Rusia; Konsultasi Bilateral antara kedua Menteri Luar Negeri, dan seterusnya. Dan wakil duta besar RI, bapak Azis juga menceritakan kepada seluruh mahasiswa jurusan Hubungan Internasional UPN “Veteran” Yogyakarta tentang pengalamannya selama bekerja di Rusia yang terkenal sebagai negara Komunis tidak semenakutkan seperti yang dibayangkan kebanyakan orang tentang image negara tersebut.
“Tidak usah khawatir dan takut jika ingin menempuh studi di Rusia karena pemerintah telah menyediakan beasiswa dan fasilitas, dan tidak semenakutkan bayangan kebanyakan orang ketika masih menjadi negara Uni Soviet” ujar Bapak Azis Nurwahyudi
Acara ini di moderatori oleh Dosen Jurusan HI, bapak Ludiro Madu, M.Si, dan terlihat sekali antusiasme para peserta dengan berbagai pertanyaan yang dilontarkan secara langsung kepada wakil Duta Besar RI, bapak Azis dan perpanjangan durasi waktu acara dari waktu yang telah ditentukan. Diharapkan kegiatan ini nantinya akan tetap terus berlanjut dan banyak memberikan gambaran dan pembelajaran bagi seluruh mahasiswa tentang perkembangan hubungan diplomatic antara Rusia dan Indonesia.