ASEAN Youth Advocacy Training Program
Halo Mahasiswa/i Hubungan Internasional UPN! 🌏
Bagi kalian yang tertarik pada isu ASEAN, advokasi pemuda, diplomasi, dan kegiatan regional internasional, saat ini dibuka kesempatan untuk mengikuti Regional Training Needs Assessment sebagai bagian dari ASEAN Youth Advocacy Training Program.
Program ini akan menyeleksi sekitar 40–45 pemuda dari negara-negara ASEAN untuk mengikuti kegiatan regional capacity-building workshops dan konsultasi nasional bersama peserta dari berbagai negara di Asia Tenggara.
Peserta akan dipilih berdasarkan motivasi, minat pada isu advokasi dan ASEAN, pengalaman organisasi atau komunitas, serta representasi keberagaman pemuda.
🕒 Durasi pengisian kuesioner: 15–20 menit
📅 Deadline: 28 Mei 2026
📧 Peserta terpilih akan dihubungi melalui email
🔗 Link pendaftaran/kuesioner:
https://forms.gle/YKRMxf3GAcvccS4J6
Jangan lewatkan kesempatan untuk memperluas jejaring regional, meningkatkan kapasitas advokasi, dan terlibat dalam isu-isu kepemudaan ASEAN!
Program ini diselenggarakan oleh Yayasan Keadilan dan Perdamaian Indonesia, American Friends Service Committee (AFSC), dan SILAKA-Cambodia dengan dukungan Asian Development Bank (ADB).