Perkembangan teknologi internet telah memunculkan berbagai peluang baru dalam dunia bisnis. Termasuk perkembangan dunia bisnis E-commerce atau yang lebih dikenal sebagai segala aktivitas jual beli yang dilakukan melalui media elektronik. Industri e-commerce berkembang sangat pesat di Indonesia belakangan ini. Bahkan, negara kita berada di puncak 10 negara dengan pertumbuhan E Commerce tercepat di dunia. E-commerce dianggap sangat berkontribusi bagi pertumbuhan ekonomi setiap negara, namun perkembangan e-commerce juga memunculkan sebuah perdebatan di kalangan para ahli ekonomi karena belum memiliki perangkat hukum yang jelas aturannya untuk mengakomodasi perkembangan e-commerce, salah satunya tentang kewajiban mengenakan tarif pajak untuk usaha E Commerce. Karena belum adanya kesepakatan internasional di bidang perpajakan dalam menghadapi pertumbuhan ekonomi digital.
Untuk itu Laboratorium Diplomacy Studies jurusan Hubungan Internasional FISIP UPN “Veteran” Yogyakarta mencoba menggali tentang isu perkembangan e-commerce dalam lanskap global yang difokuskan ke isu pengenaan tarif pajak bagi industry e-commerce dan sharing ilmu dengan berbagai para ahli dan peneliti yang berkompeten di bidang e-commerce dengan mengadakan webinar bertemakan “Isu E-Commerce dalam Lanskap Ekonomi Global”, yang dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 10 Oktober 2020 melalui platform live zoom meeting karena situasi sedang pandemic covid 19.
Webinar ini di diisi oleh Ambang Priyonggo, selaku Pengkaji Capacity Building dan Transformasi Organisasi Kementerian Keungan juga merupakan Negosiator RI bidang E-Commerce di WTO, kemudian Edwi Arief Sosiawan, selaku Ketua Program Pascasarjana Ilmu Komunikasi UPN “Veteran” Yogyakarta, dan Drs. Rudi Wibowo, M.Si selaku Dosen Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UPN “Veteran” Yogyakarta yang sekaligus merupakan Dosen Pembina Laboratorium Diplomasi. Webinar yang diselenggarakan melalui online platform Zoom, telah dihadiri oleh kurang lebih 100 orang peserta yang terdiri dari internal mahasiswa Hubungan Internasional UPN “Veteran” Yogyakarta, mahasiswa, dosen, serta akademisi dari berbagai universitas seluruh Indonesia, juga masyarakat umum. Acara ini diharapkan dapat memberi pengetahuan kepada para peserta yang banyak terdiri dari mahasiswa tentang bagaimana Indonesia sangat berkontribusi dalam memberi banyak ide dalam rancangan kebijakan pengembangan E-Commerce yang sekarang peraturannya sedang dibahas dalam moratorium lembaga WTO dan bagaimana perlunya suatu aturan pasti dari sudut pandang global agar dapat mengakomodasi perkembangan E-Commerce.