Earth

Sesi Simulasi Resolusi Konflik 2021 KSM DEFENSIA

Untuk mengaplikasikan dan praktik langsung serta media pembelajaran bagi para mahasiswa/i tentang bagaimana sebuah resolusi konflik diselesaikan dalam suatu konflik KSM Defensia mengadakan kegiatan pelatihan Simulasi Resolusi Konflik di tahun 2021 bertemakan “Upaya Resolusi Konflik Moro di Filipina Selatan”. Acara ini merupakan bentuk roleplay dari mata kuliah Resolusi dan Manajemen Konflik, bagaimana setiap peserta dapat memposisikan sebagai para pihak yang berkonflik dan melaksanakan negosiasi serta mediasi dalam penyelesaian konflik. Selain terdiri dari mahasiswa sebagai para peserta, acara juga dipimpin oleh praktisi dan Dosen Jurusan Ilmu Hubungan Internasional yang memiliki kompetensi di bidang tersebut, antara lain ada Bapak Yohanes Wele Hayon, M.A. sebagai Mediator dan dua Co-Mediator yakni, Bapak Hestutomo R. Kuncoro, M.A. (Co-Mediator 1) dan M. Dwiki Mahendra, S.Sos. (Co-Mediator 2). Dalam acara SRK ini terdapat dua metode yaitu luring (Ruang Seminar FISIP, UPN “Veteran” Yogyakarta) dan daring (platform ZOOM Cloud Meeting) yang dilaksanakan pada Sabtu, 6 November 2021.

Dalam sidang ini terdapat tujuh aktor yang menghadiri persidangan untuk menyelesaikan konflik Moro di Filipina Selatan yaitu, Moro National Liberation Front (MNLF), Moro Islamic Liberation Front (MILF), Kelompok Abu Sayyaf atau Abu Sayyaf Group (ASG), Kelompok Lumads, Kelompok Komunis, Kelompok Kristen, dan Pemerintah Filipina. Suasana dalam persidangan tersebut terasa cukup tegang karena beberapa kelompok menuntut keadilan kepada Pemerintah Filipina. Diakhir sidang semua aktor merumuskan Draft Resolusi yang berjumlah 15 poin, salah satunya terdapat dalam poin 1 yang berbunyi “pihak MILF, MNLF, Abu Sayyaf, NPA, serta kelompok paramiliter lain mendeklarasikan komitmen yang kuat untuk melakukan pelucutan senjata secara bertahap yang diawasi oleh sebuah badan yang akan dibentuk bersama dan melibatkan semua aktor yang berada dalam forum ini”. Diakhir sesi terdapat awarding kepada peserta SRK 2021, yaitu Faustina Ivana Sari D.J sebagai best delegate, dan Sayydul Mubin sebagai best position paper.

Bagikan